Langsung ke konten utama

Postingan

Hampa, dan Kamu.

Hampa, Lima aksara yang tiba-tiba saja datang menghampiriku. Ia datang terburu-buru, dan membawa nama ‘Kamu’ Hal ini membuatku bertanya-tanya, ‘Mengapa kehampaan muncul disaat kamu kembali?’ Bagaimana bisa perasaan yang dulu terukir indah, Kini menghilang, seiring berjalannya waktu? Tergantikan oleh hadirnya kehampaan.                                                                                        Dulu, Kehadiranmu bagai setangkai bunga segar, yang selalu mencari kemana sinar itu datang Kini,   Sinar itu kembali redup, Dan...

Bila Tiba Waktunya.

Bila tiba waktunya, biarlah kabut turun menutup hatiku... Bila tiba waktunya, Cepat atau lambat Aku, Kamu, Kita. Akan merasakan arti sebuah kehilangan Kehilangan apa yang kamu genggam, Kehilangan apa yang kamu raih, Kehilangan apa yang kamu cintai Bila tiba waktunya, Kamu hanya perlu melakukan satu hal Yaitu melepaskan.   Melepaskan segala perasaan yang telah kamu pendam Melepaskan segala gemuruh hati   yang berkecamuk lirih Melepaskan segala ketakutan dan keraguan Bahkan, Melepaskan segala rindu yang selalu memburumu Merindukan seseorang yang tak pernah menyadari Bahwa ada wanita yang telah lama menantinya Bila tiba waktunya, Kamu akan menyadari Bahwa kehilangan merupakan sesuatu yang wajar Ibarat seekor burung merpati. Saat kamu melepaskannya, Maka ia akan terbang bebas ke angkasa Damai dan Indah. Sebaliknya, Saat kamu selalu mengurungnya dalam sangkar   Maka ia akan   tersiksa, Lalu mati dan hancur. ...

Exhausting journey, but stay enjoy.

 "Hidup itu memang harus capek dulu. Kalo nggak mau capek, tidur aja." Hello Bloggers. Kali ini gue akan berbagi pengalaman gue,  jalan-jalan menelusuri jalanan Ibu Kota yang macetnya luar biasa parah, demi menuju Universitas (calon maksudnya..) gue kedepannya.......Yang luar biasa capek banget. Mulai dari perjalanan menuju kesana, gue udah prepare stamina gue dari semalem dengan tidur lebih awal. Ya, awalnya sih biar besoknya nggak ngantuk di jalan, jadi gue mutusin untuk tidur dibawah garis normal jam tidur gue. 18.30. Badan gue udah menempel mulus di kasur, dan dalam lima menit nyawa gue udah melayang indah ke alam mimpi. :') otomatisguenggakbelajardongyey #.... Besokannya, tepatnya pagi ini, gue bangun dalam keadaan setengah sadar, karena teriakan nyaring ala nyokap yang membangunkan gue pagi buta. Pas mata gue melek dan ngeliat jam, taunya jarum jam dengan manis nunjukin kalo udah jam 07.00. Nice. Gue tidur 12,5 jem demi prepare hari ini. Gue kira mata gue b...

Hei kamu, yang tidak melihatku.

Jika rasa ini memang nyata, maka ajari aku, tetap melaju tapi tak terjebak waktu.  Hei Kamu, ya Kamu. Kamu yang berada disana, Sepertinya, kamu terlihat bahagia hari ini. Raut wajahmu terlihat ceria saat berbicara dengan teman-temanmu. Kamu yang berada disana, Mengapa kamu terlihat sedih? Kamu yang berada disana, Kamu usil sekali! Kamu yang berada disana, Senyummu begitu manis kepadanya Kamu yang berada disana, Mengapa kamu terdiam? Kamu yang berada disana, Mengapa kamu menangis? Ada apa denganmu hari ini? Kamu yang berada disana, Yang tidak melihatku. Aku melihatmu. Kemarin. Hari ini. Besok. Setiap hari, bahkan setiap waktu. Dan kamu, hanya melihatku dari satu sisi saja.  Kamu adalah awal yang senantiasa membuatku berpikir ; Apakah aku bisa menjamahmu, jika kamu telah berada jauh dariku? Apakah aku akan diingat olehmu, jika suatu saat nanti kita berpisah? Apakah aku bisa dirangkul olehmu, disaat nanti aku terjatuh? Apak...

Friendship never End.

Sahabat... Terdiri dari tiga suku kata dan memiliki 3 makna di dalamnya. Sa - Sadar akan kehadiran orang lain untuk hidupnya, bahkan ia dapat menerimanya dengan sukacita dan menjadikannya sebagai bagian penting  untuk hidupnya. Ha - Hadir disaat temannya membutuhkan bantuannya maupun tidak. Bat - Batinnya tak pernah goyah disaat memiliki permasalahan dengan temannya, karena dirinya yakin bahwa temannya tak akan pernah menyakitinya. Belum genap satu tahun kita dekat Namun sudah hampir satu tahun kita dipisahkan Banyak kenangan yang telah tercipta Sedih, senang, tangis, tawa Bahkan amarah Menemukan teman tidaklah sulit Akan tetapi.. Menemukan teman sejati tidaklah mudah Ia yang mampu menyimpulkan sebuah senyuman di bibirku Ia yang mampu membuatku tertawa lepas Ia yang mampu mengusap air mataku saat aku menangis Ia yang mampu meredam amarahku yang telah memuncak Sahabat.. Kau mengisi tiap ruang waktuku yang terasa kosong Hingga tercipta seb...

Bagaikan seekor burung kehilangan sangkarnya.

Kamu adalah awal sebuah perjalanan Dimana aku mampu menemukan arah dan tujuan Menuju sebuah lembah kebahagiaan Kamu adalah sebuah roda Yang menanamkan poros dalam kehidupanku Bayanganmu melintas di tiap sisi pikiranku. Dirimu hadir dalam hidupku Mengisi setiap hari-hariku yang terasa semu Menghiburku dengan aksi lucumu Yang mampu mengundang tawa banyak orang Termasuk aku. Kamu. Kedekatan kita sangatlah singkat. Berkenalan, bercerita, hingga akhirnya menjadi dekat. Menciptakan kenangan diantara kita Memang, kamu adalah orang yang usil Bahkan terkadang membuatku geram akan tingkah lakumu Namun kamu pula yang menjadi 'sangkar' Tempatku berlindung dari mereka yang menjatuhkanku Dulu, kita adalah sahabat. Kini, kita tetap sahabat. Ya, kamu adalah sahabatku. Dunia boleh menolakmu. Bahkan sesamamu juga mencemooh dirimu. Tapi percayalah, kamu tetap berada dihatiku. Aku menyayangimu. Bagimu, ini merupakan hal yang berlebihan ...

Sekali lagi, aku 'terjatuh'.

  Kamis, 17 Juli 2014.  "Jika mungkin aku bisa keluar dari ruangan penjara yang begitu menyekapku. Aku akan lakukan saat ini juga. Namun sayangnya, aku tidak bisa."  Aku tidak tahu bagaimana seseorang mampu bertahan dalam menghadapi masalah. Sebagian dari mereka mengatakan, 'Belajarlah mengampuni orang lain..' atau 'Belajarlah melepaskan masalahmu...'  Sebagian dari mereka mengatakan, 'Hidup ini dibawa santai..' 'Hidup cuma sekali..' Ya. Memang semua ungkapan mereka benar. Tidak ada yang salah dari perkataan mereka. Namun bagiku semua ini begitu sulit. Sangat sulit jika aku melakukan ini sendirian. Jika tidak ada orang yang mampu menopangku agar tetap tegak berdiri. Tidak ada yang merasa peduli dengan keadaanku, bahkan perasaanku saat ini. Tidak ada orang yang mampu memahamiku saat ini. Aku butuh jawaban. Mengapa mereka seperti ini? Aku selalu berusaha untuk memahami mereka. Tujuannya untuk menemukan jawaban. Jawaban mengapa ...