Kamu.

pinterest.com

Kau datang 

ketika aku sudah selesai 

menunggu siapapun. 


Tidak membawa janji,

tidak pula memintaku percaya.


Hanya percakapan kecil, 

tawa yang sederhana,

dan perhatian yang diam-diam

membuka pintu hati 


Aku kira, 

mungkin kali ini 

aku boleh tinggal.


Ternyata, tidak semua 

yang membuat nyaman

ditakdirkan menjadi rumah. 


Jika suatu hari

kau menemukan rumahmu 

di tempat lain,


semoga kau ingat—


pernah ada seseorang 

yang diam-diam bersyukur

karena sempat mengenalmu 

di musim yang salah. 

-M 

Serpong, 18 September 2026

Komentar