Langsung ke konten utama

Jeda.



Ada kisah yang tak sempat usai 
Tertinggal di antara jeda dan tatap yang tak  selesai
Namun rasanya tetap tinggal,
Mengendap diam di ruang yang tak terjamah oleh waktu

Jeda yang hadir antara aku dan kamu
bukan sekadar diam tanpa temu,
melainkan ruang yang perlahan mengajarkan
bahwa rasa pun butuh waktu—
untuk tumbuh, atau reda

Tak semua yang jauh berarti lupa,
kadang, hening perlu singgah di antara kita,
agar rindu tahu caranya pulang
tanpa harus terseret oleh kata

Dan jika cinta memang diuji oleh waktu,
biarlah ia bertahan dalam sabar yang sunyi
Sebab aku percaya,
segala yang telah ditulis semesta sebagai takdirku
akan menemukan jalan kembali—
meski tanpa perlu aku cari

-M

Serpong, 22 Juni 2025

Komentar