Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label #thought

Karang Tak Pernah Membenci Ombak

Tumblr/aksarannyta Bersikaplah seperti batu karang Sekeras apapun ombak menghantam-nya Ia tetap berdiri tegar Dan tak membenci kehadiran ombak  Melainkan ia ada, Tuk menentramkan amarah gelombang  -M

Stronger Relationship with God, not with Your Religion.

Mungkin bagi kalian aku ini sedikit gila. Tapi bagiku aku jauh lebih waras dibandingkan orang-orang yang mengaku dirinya ber-Tuhan. Baik, disini aku tidak bermaksud menyalahi agama atau menyinggung siapapun itu. Bukan juga bermaksud menghakimi agama tertentu. Bukan juga bermaksud menjadi manusia paling suci. Karena mungkin saja aku salah dalam hal ini. Akan tetapi, aku hanya ingin mengungkapkan kebingunganku terhadap seseorang yang terlalu fanatik dengan agamanya. Hal ini diluar dari apa yang saya terima dari agamaku, atau pengetahuanku terhadap agama-agama lainnya. Murni, ini berasal dari akal sehatku dan hati kecilku yang selalu bertanya-tanya. Selama 21 tahun aku hidup, dan dari segala sesuatu yang aku alami selama ini membuatku sadar akan satu hal. Manusia terlalu mengutamakan agamanya, bukan hubungannya dengan Tuhannya. Walau agama merupakan sebuah dasar keyakinan seseorang terhadap Tuhannya, selain itu agama juga dijadikan sebagai identitas diri. Saya beragama A, B, C, dsb, N...

Apakah kamu mau melakukannya?

Pelajaran yang kupetik hari ini: Bagaimana kamu ingin mengenalnya lebih dalam, Jika kamu tidak mau mendalaminya. Bagaimana kamu ingin mengerti dan paham, Jika kamu tidak mau mempelajarinya. Bagaimana kamu tahu itu benar. Jika kamu tidak mencari tahu dan membuktikannya. Lantas, pertanyaannya pada diri sendiri; Apakah kamu mau melakukannya?    -M
Karena yang terpenting adalah bagaimana kita bertindak dalam menghadapi sebuah masalah. Bukan memilih diam, lalu pura-pura tak pernah mengalaminya.  -M

Rumah.

Banyak 'semoga' yang ku sebut dalam doaku Agar hal baik terjadi padamu maupun aku Banyak 'semoga' yang ku sebut dalam doaku Agar kau tak tersesat saat menelusuri jalanmu Banyak 'semoga' yang ku sebut dalam doaku Agar saat kamu datang kembali, Kamu  mengenali tempat yang seharusnya kau sebut 'rumah'.  Tempatmu berdiam, Tempatmu menetap.  -M

Ini menyakitiku, lebih daripada tertancap duri

Pernah kau alami? Kamu mencintai seseorang dengan sangat besar Dan pria itu juga mencintaimu dengan serupa, katanya. Kamu mengenalnya sudah cukup lama. Kamu mengetahui bahkan menerima kelebihan maupun kekurangan dalam dirinya Dan kamu tak pernah menolaknya sama sekali. Meski terkadang hatimu tergelitik ingin marah. Meski dirinya membuatmu terluka ribuan kali. Kamu tak ingin membencinya sekalipun. Apakah hal itu disebabkan karena kamu benar-benar mencintainya? Melebihi cinta yang pernah kau berikan kepada pria lain setelah ayahmu dan Tuhanmu sendiri. Kamu meyakini bahwa dialah pria terbaik dalam hidupmu Tapi ada saja yang menentangmu Entah orangtuamu, orang disekitarmu, bahkan sosok pria yang kamu cintai sendiri Mereka mengatakan kau lebih baik mencintai orang lain yang jauh lebih pantas dibandingkan pilihan hatimu sendiri Mereka berpikir bahwa aku-lah si bodoh Yang tak mampu menentukan pilihan terbaik untuk diriku sendiri Banyak dari mereka mengatakan, jodoh ada di...
Ada yang menutupi kesedihan lewat tawa,  namun tak sedikit dari mereka yang menunjukkannya lewat diam.  Ia tak perlu apapun, hanya sebuah pelukan tanpa perlu kau tanyakan sebabnya. 
Ingatlah bahwa kamu hidup dari sebuah titik yang pada akhirnya akan menghilang di telan sang waktu. Maka, hargailah dan isilah hidupmu dengan hal-hal yang berkualitas ; kebaikan dan kebaikan.  -M
Tentu saja aku manusia biasa yang mungkin saja bisa lupa. Maka dari itu aku menulis sajak ini. Agar aku selalu mengingat bahwa aku adalah salah satu wanita yang beruntung. Karena, saat aku terjatuh ke dalam jurang terdalam, ada yang meraih tanganku untuk kembali bangkit. Selain Tuhan, kamu adalah perantara dari-Nya.  -M
Ibarat sebuah pisau,  aku bagian tajamnya yang seringkali tumpul. Namun beruntung, kamu senantiasa membantuku untuk mengasah diriku agar selalu tajam; Kuat dan Tangguh. -M
Ada yang bilang "gantungkan mimpimu setinggi langit". Bagiku tak cukup jika mimpimu hanya kau gantungkan dan menunggu waktunya tiba. Dibalik itu semua, perlu adanya usaha dan kerja keras untuk mewujudkannya.  H-3