dreamstime.com A ku percaya bahwa dengan satu kata ajaib ini, hidupmu akan lebih tenang. Aku menemukannya tak sengaja, di halaman terakhir buku catatan tua milik ibu. Kertasnya telah menguning, ujung-ujung halamannya keriting, seperti menyimpan terlalu banyak rahasia. Di antara daftar belanja dan catatan pengeluaran, ada satu kata yang ditulis lebih besar dari yang lain—ditebalkan menggunakan tinta pena berwarna merah. "Sabar." Aku tersenyum kecil. Kata itu terdengar klise, sering diucapkan orang-orang ketika tak tahu harus berkata apa. Namun bagiku, tulisan tangan Ibu terasa berbeda—lebih hidup dan penuh makna. *** Pagi itu, suasana halte busway begitu ramai. Orang-orang berdesakkan memenuhi peron, saling berlomba mencari posisi paling depan. Di tengah kerumuman, aku melihat seorang ibu paruh baya terhimpit di antara manusia berpakaian kantoran. Ketika ...
Aku ingin tahu bagaimana cara mereka mengenangku, atau sekedar mengingatku lewat sebuah tulisan.